Pemkab Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara

Pemkab Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu dan Hari Bela Negara

Mojokerto, exspos.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77, Senin (22/12) pagi. Bertempat di Halaman Pendopo Graha Majatama, upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Melalui amanatnya, Bupati Mojokerto yang kerap disapa Gus Bupati itu menekankan bahwa peringatan Hari Ibu adalah simbol apresiasi kepada para perempuan dan kaum ibu atas sumbangsih mereka baik dalam masyarakat maupun pada NKRI.

“Peringatan ini merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara,” ucapnya.

Gus Bupati jua menyebut bahwa di Republik Indonesia, peran para perempuan menjadi satu hal yang tak terbantahkan, termasuk pada masa penjajahan. Hari Ibu yang diperingati tiap 22 Desember merupakan pengingat tentang diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Desember 1928.

“Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa,” tutur Gus Bupati

Masih dalam sesi amanatnya, Gus Bupati juga membeberkan terkait Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember kemarin. Melalui tema “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”, ia mengingatkan para peserta upacara bahwa kemajuan tidak akan bisa diraih tanpa adanya usaha yang kuat, disiplin, dan konsisten.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ingatnya.

Ditengah upacara yang berlangsung khidmat itu, Gus Bupati juga memberikan perhatian pada beberapa wilayah nusantara yang sedang mengalami musibah saat ini yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Timur. Ia mengatakan bahwa masyarakat pada ketiga wilayah tersebut juga merupakan saudara seperjuangan yang harus kita bantu atas nama negara yang merdeka.

“Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan republik, sehingga ujian yang mereka hadapi hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka,” imbaunya. (Exs)