Mojokerto, exspos.com – Bangunan kios di lokasi parkiran Makam Troloyo Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, beberapa Minggu terakhir ini menjadi sorotan dan omongan masyarakat.
Pergunjingan dan sorotan itu terkait asal sumber dana pembangunan dan kondisi kios yang saat ini sudah ditempati para pedagang.

Hal ini disampaikan Andik Ruseno, Wakil Sekretaris LSM Lira Kota Mojokerto, saat ditemui awak media di Warkop Sooko, Kamis (5/2/2026).
Menurut Andik, pihaknya dalam hal ini LSM Lira Kota Mojokerto mendapat pengaduan dan laporan dari beberapa warga yang mengaku berasal dari Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan.

Dalam pengaduannya, warga menyatakan bahwa, sumber dana pembangunan kios yang ada di lokasi parkiran Makam Troloyo, tidak jelas asal-usulnya.
“Di samping tidak ada papan nama proyek, bangunan kios itu juga dikeluhkan masyarakat. Pasalnya bangunan kios itu terkesan asal jadi, banyak yang sudah rapuh padahal baru selesai dibangun serta jauh dari konsumen,” ujar Andik.
Wakil Sekretaris juga menyampaikan, selain persoalan asal sumber dana pembangunan kios dan kualitas bangunan, juga muncul permasalahan sewa kios sebesar Rp 1 juta pertahun.
“Penarikan sewa tersebut juga menimbulkan pertanyaan, mengingat bangunan kios tersebut berada di Tanah Kas Desa (TKD). Dan informasi yang berkembang, hasil dari sewa kios itu belum diserahkan ke desa dan masih dipegang ketua pedagang kios,” pungkasnya.
Bagaimana tanggapan Kepala Desa (Kades) Sentonorejo, Kecamatan Trowulan… Ikuti berita selanjutnya. (ar/exs)


















