Beranda / Zona Publik / Bunda Lisdyarita Mendadak Jadi Guru SDN 1 Blembem, Program Kelas Inspirasi Ke-12

Bunda Lisdyarita Mendadak Jadi Guru SDN 1 Blembem, Program Kelas Inspirasi Ke-12

Ponorogo, exspos.com – PELAKSANA Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita menjadi guru dadakan di SDN 1 Blembem, Jambon, Sabtu, 8/8/2026. Di depan puluhan pelajar sekolah dasar itu, Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– membagikan perjalanan liuk liku karirnya hingga mendapat kepercayaan sebagai pucuk pimpinan di Pemkab Ponorogo.

“Gantungkan cita-cita setinggi langit, ranjinlah belajar, hormati guru dan bapak serta ibu di rumah,” pesan Bunda Lis.

Kedatangan Bunda Lis dinantii-nantikan dalam sesi kelas inspirasi. Sekitar 80 pelajar SDN 1 Blembem mulai kelas I hingga kelas VI menjadi peserta.

Bunda Lis mengingatkan bahwa kesuksesan anak tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua. Karena itu, seorang anak wajib menaati nasihat ayah dan ibunya.

“Semoga anak-anakku semua nantinya menjadi orang yang sukses. Selalu semangat belajar, jangan lupa hormati para guru, dan sayang sama bapak serta ibu di rumah,” ujar Bunda Lis.

Dia turut memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang menyelenggarakan Kelas Inspirasi Ponorogo ke-12.
Sebab, pembelajaran dari para profesional itu bakal memotivasi anak-anak dan mengenalkan beragam pilihan cita-cita secara langsung.

“Pengalaman berharga yang akan terus dikenang oleh anak-anak,” terang Bunda Lis tentang Kelas Inspirasi Ponorogo yang sudah ada sejak 2013 itu.

Kelas Inspirasi di SDN 1 Blembem mendatangkan sejumlah relawan dari berbagai latar belakang profesi. Mulai dari dokter, jaksa, anggota TNI/Polri, hingga satpol PP. Para profesional itu berbagi cerita tentang pekerjaan mereka, memotivasi anak-anak, dan mengenalkan beragam pilihan cita-cita.

Tak urung, Kepala SDN 1 Blembem Wiwit Saripaton merasa bungah karena sekolah mendapat jadwal Sekolah Inspirasi. Dengan begitu, peserta didik mendapat wawasan lebih tentang beragam pilihan karir.

“Apalagi, dapat bertemu langsung dengan berbagai profesional yang selama ini mungkin hanya mereka kenal melalui cerita,” ujar Wiwit.

Menurut dia, mayoritas pelajar di sekolahnya sebatas mengetahui jenis pekerjaan yang ada di lingkungan sekitar mereka. Di antaranya, petani, peternak, pedagang, dan guru.

“Memotivasi anak-anak untuk berani bermimpi besar sehingga ingin melanjutkan sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Jambon Arif Kurniawan berharap Kelas Inspirasi memotivasi semangat belajar anak-anak. Dia menyebut keberagaman profesi para relawan menjadi salah satu kekuatan Kelas Inspirasi.

“Anak-anak akan memahami bahwa setiap profesi memiliki perjalanan dan proses yang berbeda,” tegasnya. (*Toyo)

Tag:

Zona Publik