Madiun, exspos.com — Semarak panen melon hidroponik menyelimuti Desa Pucang Anom. BUMDES setempat secara resmi meluncurkan program wisata petik melon yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu pagi 24/10/2026 hingga Minggu 25/10/2026.
Sebanyak 1.000 buah melon hasil panen perdana siap dinikmati para pengunjung yang datang.
Program budidaya melon ini merupakan wujud sinergi antara BUMDES dan Pemerintah Desa dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.

Pembangunan rumah kaca (green house) sebagai pusat penanaman hidroponik telah digarap sejak bulan April tahun ini.
Untuk menjamin kualitas tanaman, BUMDES merekrut tenaga ahli khusus budidaya hidroponik yang berasal dari warga desa sendiri, yaitu Aditiya.
Sampai saat ini pengelolaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti, dan Aditiya bertanggung jawab penuh atas perawatan seluruh tanaman melon.

Tidak hanya melon, BUMDES juga terus mengembangkan komoditas lain yaitu tanaman cabai untuk menambah potensi hasil pertanian desa.
Plt. Kepala Desa Pucang Anom, Joni Anwar, S.E., menyampaikan harapan besar terhadap program ini.
“Kami berharap program hidroponik dan wisata petik ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata saja, tetapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat ketahanan pangan di Desa Pucang Anom.” jelasnya pada awak media, Sabtu (24/10/2026).
Setelah kegiatan wisata petik selesai, pihak BUMDES akan melakukan evaluasi menyeluruh guna pengembangan program pertanian ke depannya. (Toyo)


















